Naruto Chapter "The Power To Believe"



Kesendirian pada seseorang menimbulkan kesedihan, kepedihan and hatred (kebencian) dalam benak diri orang tersebut. Ketika orang saling menjauhkan diri darinya, oleh sebab dari monster yang terdapat dalam diri (kyubi, monster yang menyerang desa konoha) . Maka hati akan merasa pedih yang luar biasa. Namun ketika orang lain mendapatkan masalah (butuh pertolongan) dan naruto dengan senang hati menolongnya dengan harapan di dalam hati, seperti cita-cita yang ingin dicapainya (menjadi Hokage). Menolong dengan segala macam kemampuan yang ada di dalam hati, jiwa dan raga, demi selamatnya jiwa orang-orang yang disayangi. Walaupun pada akhirnya tak ada orang yang mau menolongnya, akibat persepsi buruk terhadapnya yaitu kyubi yang terdapat di dalam tubuhnya. Waktu demi waktu berjalan, setelah sekian lama hidup sendiri sekarang mulai mempunyai teman. Teman sumber dari semangat dan dapat menimbulkan kerelaan mengorbankan jiwa dengan berharap terselamatkannya nyawa teman.

Ketika desa dalam keadaan genting hanya narutolah yang mampu menyelamatkannya, tanpa memikirkan kepedihan dan kesedihan yang ia rasakan waktu dulu, demi terselamatkannya teman-teman serta semua penduduk desa yang ia sayangi, ia merelakan hidupnya untuk membantu sesama dalam keadaan apapun sampai mati.

Pain say,

I don’t understand …

Why would someone weak like you try to resist ? …

Why fight me ? …

Knowing … that you’ll die ? …

Naruto replay,

I stand by what I say …

Because that’s … I care you …

I made a promise long ago …


Pain penyebab kekacauan tersebut berkeinginan mewujudkan Negara yang damai tanpa adanya ninja, karena dahulu kedua orang tuanya mati dibunuh oleh ninja. Namun dalam mewujudkannya, pain tersebut salah mengartikan Negara damai. Pain mengartikannya sebagai kematian ninja akan menumbuhkan kedamaian, tapi hal itu salah. Naruto membetulkan bahwa kedamaian adalah sebuah persahabatan, pertemanan dan kasih sayang. Maka hal tersebut dapat mengubah dan membetulkan semua yang ia jalankan.

Ketika ia dapat menumbuhkan rasa yang sama dan menggapai cita-citanya. Kepedihan dan kesedihan yang dia rasakan sama yang aku rasakan juga. “Aku mengerti diriku bisa sampai kuat karena aku bisa merasakan, dia bertaruh untuk dirinya sendiri, aku bisa merasakan kekosongannya tapi kekuatan yang kumaksud bukanlah kekuatan yang aku katakan tadi, kekuatan tidak akan bertambah kalau kita bertarung hanya untuk diri kita sendiri. Apabila terdapat orang yang kau sayangi orang itu tanpa kausadar telah melindungi sesuatu yang penting maka dia akan menumbuhkan arti yang sebenarnya, kau pasti akan bertambah kuat. Ia percaya bahwa kedamaian akan datang pada suatu saat nanti, namun itu tidaklah mudah diperlukan kasih sayang, kerja keras, dan kepercayaan untuk mewujudkannya. Perubahan dalam diri tidak semudah mengungkapkan kata-kata”. Maka painpun sadar apa yang telah ia perbuat. Pain kemudian kembali ke village (desa) dan menghidupkan kembali semua orang yang telah ia bunuh. Atas believe (kepercayaan) yang diberikan kepadanya, ia berhasil menyelamatkan seluruh penduduk desa serta teman-temannya dan mampu merubah pain dari kejahatannya tersebut.  

Kebencian dan kepedihan yang dirasakan tak akan membuat perubahan yang pasti melainkan kehancuran yang semata-mata tak berguna. Jika memang cinta dan perjuangan disatu padukan maka akan menciptakan perubahan dan semangat yang mengalahkan kejahatan hati. Kepercayaan kepada orang lain menumbuhkan kekuatan yang takkan mati sampai kapanpun. Kepercayaan dapat menimbulkan kekuatan yang sangat menajubkan (impossible) yang tidak dapat dipercaya oleh orang lain. Kepercayaan (believe) dapat membuat perubahan yang dapat menjadikan kita tumbuh, mengerti bahwa hidup ini kita tidak sendirian terdapat orang-orang disamping kita yang sangat menyayangi kita.


In the place where leaves dance the fire burns, the shadow of the fire shines on the village. Once again, new leaves sprout.

Amdist this shinobi world created by us foolish old people. Iam glad that a person like you showed up. The things I did in the past were nothing but mistakes, but in my last hour it seems I shall finally be able to do the right thing. The village hidden in the sand and the village hidden in the leaves. The future is likely to be differebt from the way things were in our time your mysterious power that Kakashi spoken of that power is likely to alter the future greatly, whenyou become a hokage like none before. I was always crying, I stand by what I say, giving up before even trying, I made the wrong turn so many times, but you helped me find my way and take the correct path, I always chased after you, I wanted to catch up to you , I wanted to walk beside you all the time, I want to be at your side always.


Thanks a lot … For Naruto Shippuuden, 162-169

Reaksi: 

0 komentar:

Poskan Komentar